Angry Birds

Blogroll

Bunga Bangkai

14.21 |

Assalamualaikum Wr. Wb..

Hay guys, salam kenal.. Nama saya Ali, pemilik dari blog NYANTAI ini. Blog  NYANTAI ini adalah blog yang isinya menampung berbagai ilmu pengetahuan dan informasi terbaru.

Okay, kali ini saya akan membahas  ilmu biologi tentang Bunga Bangkai.

Bunga Bangkai (Amorphophallus titanium) merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatera) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m. Namanya berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.

  • JENIS-JENIS BUNGA BANGKAI 

  1. Padma raksasa, (bahasa Latin: Rafflesia arnoldii) adalah tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Penamaan bunga raksasa ini tidak terlepas oleh sejarah penemuannya pertama kali pada tahun 1818 di hutan tropis Bengkulu (Sumatera) di suatu tempat dekat Sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan, sehingga Bengkulu dikenal di dunia sebagai The Land of Rafflesia atau Bumi Rafflesia. Seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang menemukan bunga raksasa ini pertama kali. Dr. Joseph Arnold sendiri saat itu tengah mengikuti ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles. Jadi penamaan bunga Rafflesia arnoldii didasarkan dari gabungan nama Thomas Stamfor  Raffles sebagai pemimpin ekspedisi dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga. Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa tumbuh hanya satu jenis padma parasit, Rafflesia padma.
  2.   Rafflesia gadutensis, ditemukan oleh W. Meijer pada tahun 1984 di kawasan Ulu Gadut. Bunga ini sangat berbeda dengan bunga rafflesia yang lain, memiliki bentuk corak khas dan ukuran yang kecil. Bunga berdiameter sekitar 40-60 cm, dengan lima kelopak berbintik putih. Bunga raflesia ini tumbuh pada inangnya, liana menjalar tetrastigma lanceolarium, yang termasuk keluarga vitaceae.
“Bunga ini diperkirakan memiliki proses tumbuh selama lima tahun dalam fase dari biji, kuncup, bunga dan biji kembali (proses layu). Saat ini, kami masih melakukan penelitian terhadap bunga langka ini,” tambahnya. Dalam nama lokal spesies ini juga disebut dengan nama cindawan harimau. Meskipun tidak seterkenal R. arnoldii yang telah banyak diketahui publik, namun informasi dan data biologi dari spesies R. gadutensis masih banyak yang belum tergali hingga hari ini.

3.    Rafflesia Baletei, Spesies baletei diambil dari penelitinya yakni Danilo Balete pada tahun 1991 di Wilayah Bicol selatan Luzon.  Koleksinya tidak diakui sebagai spesies baru sampai pekerjaan lapangan lebih lanjut menegaskan bahwa takson ini berbeda dari Rafflesia manillana. Danilo telah sejak lama meneliti beberapa populasi baru di Provinsi Camarine Sur di sekitar Buhi dan Iriga City, Filipina.


     4.    Rafflesia Bengkuluensis, Rafflesia bengkuluensis adalah spesies tanaman parasit dari genus Rafflesia. Spesies ini merupakan bungas asli yang tumbuh di hutan Bengkulu pulau Sumatera.
     5.   Rafflesia Keithii, Rafflesia keithii adalah tanaman berbunga parasit dalam genus Rafflesia endemik di Kalimantan. Diameternya rata-rata 80 cm hingga satu meter dengan diameter. Dinamai spesies Keithii setelah penelitinya Henry (Harry) George Keith menemukannya. Keith adalah mantan Konservator Hutan di Kalimantan bagian Utara.  

  • KEUNIKAN BUNGA BANGKAI
Tumbuhan ini tumbuh dari umbi. Bau busuk yang dikeluarkan bunga bangkai menarik hewan seperti lalat, kumbang kotoran, dan kumbang bangkai untuk datang mendekatinya. Serangga-serangga itu membantu penyerbukan bunga bangkai Amorphophalus/Rafflesia. Bunga Rafflesia merupakan tumbuhan parasit yang hidup pada tumbuhan inang. Bunga ini termasuk langka dan hampir punah karena terjadinya kerusakan pada habitatnya di hutan hujan tropis di daerah Sumatra.

Mungkin hanya itu yang dapat saya informasikan guys. Mohon maaf bila ada salah-salah kata dalam penulisan.
Akhirul kalam..
Wassalamualaikum Wr. Wb

0 komentar:

Posting Komentar